Seringkali dalam suasana pemilihan pemimpin baik itu pemimpin organisasi ataupun lebih besar lagi pemimpin negara mewacanakan ‘tantangan’ yang mempertanyakan keberanian sang kandidat jika dalam waktu sekian tahun tujuannya tidak tercapai sekian persen apakah berani untuk mengundurkan diri. Beberapa kali event pencalonan pemimpin yang saya ikuti juga tidak jarang terujar demikian namun belum terpikir seperti sekarang […]
Archive for the 'Indonesiaku' Category
Banyak yang berkata atau menulis di blog bahwa hari ini adalah hari ‘tahun ke 63 Indonesia Merdeka’. Pernyataan ini adalah kebohongan besar!
Hari ini (63 tahun yang lalu) adalah hari proklamasi kemerdekaan yang didengar oleh banyak orang sebagai perwakilan dari Bangsa baru yang dibangun sebagai bekas koloni Belanda dan Jepang. Jelas berbeda antara ‘proklamasi kemerdekaan’ […]
Politik itu seperti Aroma. Beda sensor dengan visual. Jadi kalau tampak bersih saja belum tentu cukup atau tepat.
Idealnya itu tampak bersih dan wangi sehingga target mendekat (niat politik didukung). Kalau cuma tampak bersih tapi kalah wangi ya jelas kalah. Biarpun merasan bahwa yang lebih wangi itu tampak lebih kotor itu sangat tidak relevan. Biarpun […]
Melirik sini dan komentar calon presiden simpatik tapi belum memiliki kendaraan politik di masa presiden independen belum didukung oleh peraturan negara.
Akankah terjadi hubungan pada waktu mendatang mengingat isu pertama menuai banyak kontroversi padahal yang dipublikasikan kebijakan internal sedangkan isu kedua sedang dalam proses mengumpulkan dukungan?
let’s just wait and see..
Pernah baca (tapi lupa entah di mana) bahwa untuk mencapai kemakmuran ekonomi itu bukan dengan penghasilan yang bertambah, tapi pengeluaran yang berkurang.
Terlepas dari benar atau salah melakukan pemberian bantuan keuangan kepada struktur terdalam masyarakat (RT/RW), langkah ini masih akan kurang signifikan dibanding meningkatkan kualitas fasilitas publik, layanan administrasi, pendidikan dan kesehatan yang gratis […]

kata mereka