tapi kok munculnya setelah tuan besar jalan cendana almarhum ya?
mungkin kombinasi ini yang paling terlihat :
(1) PD - PKS - PAN : SBY - Hidayat
(2) PDIP - Gerindra - Hanura : Prabowo - Mega, Sultan - Mega
pemain terakhir dari Golkar punya beberapa kemungkinan :
- maju bersama (1) dengan mengusung JK kembali (SBY - JK menggantikan kombinasi SBY- HNW)
- maju bersama (2) dengan mengusung Sultan HB (Sultan - Mega)
sepertinya memang golkar sejak awal sudah menempatkan diri sebagai pemain kunci dengan memancing publik lewat berbagai pertemuan politik pra-pemilu namun tetapi tidak menentukan siapa yang dicalonkan dari partai golkar secara resmi.
dari dua kemungkinan tsb, sepertinya besar kemungkinan golkar akan kembali berkoalisi dengan PD. Mungkin kalau menilai kekuatan politik, golkar sebaiknya bergabung dengan poros PDIP, tetapi tokoh-tokoh yang ada di dalamnya malah semakin identik dengan tokoh-tokoh yang ada pada masa orde baru padahal dengan rekam jejak partai golkar bersama partai demokrat, sudah ada perbaikan citra partai golkar yang dulunya terlalu diasosiasikan dengan pemerintahan orde baru. selain itu, di poros kedua ada lebih dari 2 kekuatan politik yang sama besar sehingga biarpun golkar mendapat porsi suara yang cukup besar di legislatif, dalam pemerintahan hasil koalisi akan jadi ‘terlalu ramai’ dan sulit dikendalikan. kondisi yang sepertinya tidak menjadi hal yang menarik bagi partai golkar.
mari lihat besama-sama saja..
0 Responses to “Kebangkitan para mantan jenderal yang maju ke pencalonan presiden”