Banyak yang berkata atau menulis di blog bahwa hari ini adalah hari ‘tahun ke 63 Indonesia Merdeka’. Pernyataan ini adalah kebohongan besar!
Hari ini (63 tahun yang lalu) adalah hari proklamasi kemerdekaan yang didengar oleh banyak orang sebagai perwakilan dari Bangsa baru yang dibangun sebagai bekas koloni Belanda dan Jepang. Jelas berbeda antara ‘proklamasi kemerdekaan’ dengan status ‘kemerdekaan’. Kalau dianalogikan dengan bahasa umum, proklamasi adalah pendeklarasian niat, sementara usaha untuk mencapai kemerdekaan itu sampai sekarang pun belum selesai.
Gelar pahlawan adalah gelar balas budi yang diberikan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kenyataannya, pahlawan hanyalah sebatas simbol dengan makna ambigu yang digunakan sebagai alat penghipnotis. Kalau anda merasa bahwa orang-orang yang mendapat gelar pahlawan itu betul-betul pahlawan, tanyakan pada diri sendiri “Apa yang diperjuangkan oleh orang tersebut yang masih saya perjuangkan sekarang?”.
Bangun saudara-saudara!! Bangun!!!
kita tidak sedang bermimpi, kita sedang dalam perjalanan, dan kita akan sampai pada tujuan yang kita perjuangkan, kalau kita terus melangkah maju, bukan dengan diam di tempat dan bersenang-senang.
Tidak ada negara yang kaya selama kekayaan didefinisikan sebagai proporsi dari sesuatu yang sedikit.
Tidak ada rakyat yang makmur selama definisi kemakmuran masih ditentukan oleh pemimpin bangsa dan berita.
Tidak ada Kemerdekaan tanpa kita pernah berusaha untuk meraihnya.
MERDEKA!!!
Bebasnya Indoensia dari penjajahan negara lain sudah diakui oleh negara2 di seluruh dunia. kalau ada negara lain yang menyerang wilayah Indonesia maka yang belain seluruh dunia, bukan cuma warga negara Indonesia doang.
Bisa anda bayangin kemerdekaan yang kita peroleh dengan kemerdekaan yang diperoleh negara2 persemakmuran. akan terasa bedanya.
Saya sependapat dengan anda bahwa kita harus mengisi sekarang dengan segala karya anak bangsa.