Pernah baca (tapi lupa entah di mana) bahwa untuk mencapai kemakmuran ekonomi itu bukan dengan penghasilan yang bertambah, tapi pengeluaran yang berkurang.
Terlepas dari benar atau salah melakukan pemberian bantuan keuangan kepada struktur terdalam masyarakat (RT/RW), langkah ini masih akan kurang signifikan dibanding meningkatkan kualitas fasilitas publik, layanan administrasi, pendidikan dan kesehatan yang gratis dan bebas korupsi, dan promosi pengurangan pajak dan suntikan dana bagi wirausahawan yang melakukan pertumbuhan ekonomi lokal.Walaupun yang pertama langsung dapat dinikmati nominalnya, tapi secara ekonomi nilai langkah kedua jauh lebih besar.
0 Responses to “Pemimpin yang memakmurkan rakyat”