Menilik tulisan di sini sepertinya baru saya yang menanggapi dengan sikap kontra. Saya tidak setuju adanya hukuman mati. Ada yang menganggap pemikiran seperti ini sebagai “pemikiran yang sangat BODOH!!!“. hehe.. saya hanya bisa tertawa. terserah mau bilang bodoh kek, gila kek. Hal yang bagi saya penting adalah bahwa ini adalah pendapat yang menurut saya paling jujur secara hati nurani. Kalau hati nurani saya berkata tidak setuju, masak saya harus bohong dan mengikuti pendapat mainstream. kalau memang demikian, saya tentu sudah melakukan dua kesalahan; berbohong kepada hati nurani, kedua membuat keputusan yang saya yakini bukan keputusan yang benar.
Menurut saya, agak janggal kalau pelaku kejahatan dijatuhi hukuman mati. Hukum yang berlaku jelas-jelas menyatakan bahwa tindakan penghabisan nyawa manusia merupakan tindakan kriminal spontan apalagi yang direncanakan.
Nah, dalam situasi pengadilan menjatuhkan hukuman mati. maka bukankah ini jelas-jelas sebuah penghabisan nyawa manusia yang dilakukan secara terencana?
Saya sendiri masih belum tahu seperti apa seharusnya hukuman yang diberikan oleh pengadilan dan belum dapat memahami tentang sistem peradilan.
0 Responses to “Adilkah Hukuman Mati?”