Ternyata tidak hanya aksi mahasiswa (baca:demo) yang melakukan pengerahan massa. Beberapa iklan televisi baru-baru ini juga (sepertinya atau saya yang kurang memperhatikan) mulai melakukan strategi pengerahan massa. Sebut saja Coca-cola dan Indomie.
Setidaknya lebih baik daripada tren yang tidak kreatif dengan saling menyindir melalui media iklan. Entah siapa yang memulai. Apakah operator telekomunikasi, makanan ringan, jamu atau obat, bahkan minuman dan deterjen. Sepertinya Indonesia kalau urusan umpat-mengumpat paling jago yah? (do not blame me for overgeneralization).
0 Responses to “Tren Penyajian iklan televisi”