ketika seorang ayah mengajarkan anaknya tentang bagaimana menggergaji papan, pesan moral yang disampaikan adalah sifat membangun (constructivism).
Namun ada pelajaran hidup yang terlupa terkait dengan masalah sifat membangun yaitu tidak pernah ada yang bersifat ‘murni’ membangun. karena untuk ‘membangun’ sesuatu maka dibutuhkan komponen-komponen yang berasal dari ‘menghancurkan’ sesuatu yang lain.
Sebutlah sebuah contoh yaitu membangun rumah untuk burung dari papan kayu. Papan kayu yang dibutuhkan adalah papan yang berasal dari pohon yang dipotong hidup-hidup!
inikah yang diajarkan turun-temurun oleh manusia?
bahkan binatang pun (sebut saja burung) membangun rumahnya dari ranting-ranting pohon yang berserakan (ranting yang telah mati).
0 Responses to “There are no such thing as constructivism”