Entah bagaimana bisa sampai terbesit ide ini. Lagi asik-asiknya jalan di kampus pagi-pagi, saya melihat petugas sedang memotong rumput dengan menggunakan mesin (yang bunyinya cukup bising jika pisau potongnya mengenai batu alas jalan).
Kenapa kejam? saya juga tidak tahu sampai muncul istilah ‘kejam’, tapi ketika istilah tersebut muncul. pikiran saya sedang melayang ke beberapa waktu yang lalu ketika melihat rumput baru sedang ditanam (ditempel).
So to speak, begitu mudahnya kah ‘mematikan’ sebuah bentuk kehidupan hanya karena alasan subjektif manusia atas dasar estetika?
Walau memang, rumput tidak akan berteriak kesakitan jika dipotong seperti itu. memang juga, rumput tidak akan mengeluarkan cipratan darah berwarna merah segar ketika mata pisau dengan cepatnya melewati tiap bagian tubuhnya.
0 Responses to “Manusia itu kejam yah?”